( Pandeglang , April - 2017 )  Upaya pengurangan risiko bencana berbasis komunitas yang akan dilaksanakan melalui pengembangan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana perlu dipadukan ke dalam perencanaan dan praktik pembangunan reguler. BPBD Provinsi Banten melaksanakan kegiatan Pembentukan Desa/ Kelurahan Tangguh Bencana Kabupaten Pandeglang pada tanggal 19  – 20 April 2017 bertempat di Hotel Kharisma Beach and Resort, Kabupaten Pandeglang - Provinsi Banten, pembukaan acaranya langung oleh kepala Pelaksana  BPBD Prvinsi Banten didampingi Pejabat BPBD Prvinsi maupun BPBD Kabupaten Pandeglang dengan jumlah peserta sebanyak 40 Orang yang berasal dari BPBD Kabupaten Pandeglang, Kantor Kecamatan Carita, Danramil, Polsek, MUI, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Tagana, Lurah se Kecamatan Carita, UPT Dindikbud Carita, UPT Pertanian Carita, Puskesmas Carita, KUA Carita, Linmas Carita dan PKK.

Dalam pelaksanaan Pembentukan Desa/ Kelurahan Tangguh Di Kabupaten Pandeglang, dibahas berbagai macam teori  oleh Narasumber yang terdiri dari Narasumber Esselon II, Narasumber setara Esselon III dan Narasumber setara Esselon IV tentang pembentukan organisasi beserta uraian tugas yang harus dilakukan oleh masing – masing bidang yang di embannya, sehingga dipilih orang – orang yang benar – benar memahami bidang dan dapat diberi tanggung jawab mengingat Pembentukan Desa/ Kelurahan Tangguh ini merupakan suatu Organisasi yang bersifat kemanusiaan di wilayahnya masing – masing.

 

Maksud dan tujuan Pembentukan Desa/ Kelurahan Tangguh  sebagai berikut :

  1. Mengurangi risiko bencana dengan cara mengurangi kerentanan dengan meningkatkan kapasitas individu, rumah tangga, dan komunitas dalam menghadapi dampak merusaknya bencana;
  2. Adanya sinergitas program-program antar Lembaga/ Dinas/ Instansi baik dari unsur masyarakat, pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung upaya peningkatan kapasitas Desa Tangguh  { SAF )