Kota Tangerang ,23  Juli 2019

Data dan informasi daerah rawan bencana atau daerah yang berpotensi bencana yang ditampilkan dalam sebuah Statistik sangat esensial maknanya, selain untuk konsumsi publik juga  terlebih lagi digunakan sebagai dasar bagi suatu proses penyusunan sebuah perencanaan terlebih lagi dipadukan dengan Aplikasi GeoSpasial yang merupakan perkembangan dari Sistem Informasi Geografis (SIG),menyediakan berbagai kemampuan yang dirancang untuk menangkap, menyimpan, merekayasa, menganalisis, mengelola, dan menyajikan semua jenis data geografis, dan memanfaatkan analisis geospasial dalam berbagai konteks, operasi dan aplikasi. data geospasial semakin menjadi penting.

Atas dasar hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Darah Provinsi Banten melalui Sub Bagian PEP BPBD  Provinsi Banten melaksanakan Kegiatan Rapat Penyusunan Statistik Sektoral dan Infomasi Geospasial Tematik di Kota Tangerang dengan menghadirkan sebagai nara Sumber Akademisi dari UNTIRTA Serang Dr. Boyke Pribadi dan dari BMKG.

Kegiatan Rapat Penyusunan Statistik Sektoral dan Infomasi Geospasial Tematik di Kota Tangerang di ikuti oleh 40 orang peserta yang merupakan perwakilan dari Wilayah Kecamatan yang Rawan atau berpotensi terjadinya bencana se Kota Tangerang serta Unsur BPBD Kota Tangerang.

Kegiatan Rapat Penyusunan Statistik Sektoral dan Infomasi Geospasial Tematik di Kota Tangerang dibuka oleh Sekretaris BPBD Provinsi Banten Ir. H. Nuryanto, MM mewakili  Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Drs. H. E. Kusmayadi, M.Si yang berhalangan hadir karena adanya Rapat TAPD dengan Sekda Prov. Banten.

Kegiatan Rapat Penyusunan Statistik Sektoral dan Infomasi Geospasial Tematik di Kota Tangerang dimaksudkan untuk :

1.   Memperoleh Data dan informasi Kejadian Bencana dan daerah rawan bencana atau daerah yang berpotensi bencana  di Kabupaten / Kota Provinsi Banten

2. Tersedianya Dokumen Data dan Peta Statistik yang dipadiukan dalam aplikasi Geospasial mengenai Kejadian Bencana dan daerah rawan bencana atau daerah yang berpotensi bencana dalam lingkup wilayah Provinsi Banten